Kami kembali ke Ternate
menggunakan kapal cepat, dan tahu kah kawan-kawan ada hal yang sangat mengganggu saya dalam kapal cepat
ini, yakni penumpang bayangan, yaaa hanya karena selisih 10ribu rupiah mereka
tidak mau membeli tiket di loket tapi memilih membeli di boat, dan tentu saja
ini mengakibatkan kelebihan kapasitas yang di tentukan, bagaimana jika terjadi
kecelakaan? Hmmmmm.
Ada hal yang lucu selama kami di Ternate, saat mengantar baju ke Londri saya berbicara dengan bahasa Indonesia.
"buk baju ini akan saya ambil sore ya"
sang ibu menjawab "tarada yang bakerja, jadi ambil besok saja"
"oke bu, besok saja diambil"
"saya"
umi ghazia mulai bingung dan bertanya "maksud ibu bisa?" si ibu jawab lagi "saya"
sudahlah umi ghazia pusing dan pulang aja ke homestay, dan barulah umi ghazia tau kalo "saya" itu artinya iya dan tarada itu artinya tidak ada :D
Ternate......sebuah kota yang indah, Laguna, pantai, gunung semua bergabung
dalam 1 tempat. Di Ternate sudah ada Mall, hypermart dan tersebar berbagai taman
kota untuk melepas lelah, taman-taman
yang cukup rame di senja hari, dan disetiap sudut kota Ternate ini terdapat
masjid yang indah. Yaa....sebagian besar
penduduk ternate beragama islam, saya banyak menemui akhwat-akhwat yang
menggunakan cadar, damai rasa hati melihatnya.
Saya akan menjabarkan beberapa tempat wisata yang kami kunjungi.
 |
| landmark Ternate |
1. Landmark kota ternate. Yaa tempat
ini lah yang pertama kali kami kunjungi ketika tiba dikota Ternate, tempat
yang indah, terletak didepan Kantor walikota Ternate, taman yang terletak
dipinggir laut, didepannya banyak kapal-kapal mewah milik pribadi yang sedang
lego jangkar (kwkwkwkw apalah bahasanya ini ), ada kolam cantik ditengah
taman, yang bisa memancarkan air dimalam hari, indaah sekali. Enakanya di Ternate kita parkir dimana aja
nggk dimintai uang parkir ^_^
2. Masjid agung kota ternate, masjid
yang sangaat besar dan indah. Terletak ditepi laut, berhubung saya sedang
halangan jadi hanya abi zia yang singgah
untuk sholat
 |
| benteng Tollaco |
3. Benteng Tollaco, benteng portugis
yang tak jauh dari pelabuhan dufa-dufa, masya allah indah banget pemandangan
dari benteng ini, di depan laut Halmahera, dibelakang gunung Gamalama, benteng
terawat dan bersih kalo datang kesini enaknya pagi hari.
4. Taman Nukila, taman yang terletak
tak jauh dari landmark kota Ternate ini meneydiakan tempat bermain untuk
anak-anak, dan tentunya ghazia paling senang xixiixiix
 |
| taman Nukila |
5. Laguna...... the amazing pleace.
Danau laguna ini terletak didesa Ngade, naaaah untuk kesini kita lewat jalan
tepi laut saja yaa,, pertama kesini kami tak mengikuti saran pak Riswan, kami
mengikuti saran mbah googel dan hasilnya capeeeek, harus jalan kaki karena
turunan dan tanjakan super tajam, apalagi pake motor matic, saya sampe mau
pingsan sangking capeknya, ditambah lagi Ghazia rewel. Berhubung masih penasaran karena hari pertama
hanya sebentar di ngade, kami kembali lagi dan kali ini lewat jalan pantai, dan
Alhamdulillah lancar din Ngade ini kita bisa lihat, danau, laut Halmahera,
pulau Maitara dan Pulau Tidore jika tidak tertutup awan. Terdapat spot foto yang bagus, awalnya saya
tau ini karena lihat instagram ashanty eheehh
 |
| Ngade, Laguna, gunung, autan dan pulau jadi satu |
6. Restoran florida, lokasi yang tepat untuk menikmati pulau
Maitara dan Tidore, harga makanan cukup mahal, tapi sebanding dengan pemandangan
yang didapatkan.
 |
| pemandangan dari restoran florida |
7. Pantai Falajawa seru dan rame yang
renang.
 |
| "pantai" Falajawa |
|
|
|
|
akhirnya setelah 6 hari di Ternate, kami harus kembali ke Gorontalo, kali ini perjalanan melewati kota Bitung. kapal berlayar dari Ternate jam 05.00 WIT pada pukul 12.00 WITA kapal telah memasuki selat Lembeh, dan itu tandanya kota Bitung sudah dekat, kami memutuskan untuk langsung ke Gorontalo dan tidak singgah lagi ke Manado. Jarak tempuh Bitung ke Gorontalo kurang lebih 480KM masya allah dan kami harus naik mobil selama 14 jam, alahamdulillah, ghazia dan uminya tidak mabok darat padahal tidak minum obat apapun, jam 14.00 WITA mobil memulai perjalanannya dari kota Bitung, tentu sebelumnya singgah di RM Padang dulu... (umi ghazia lapaaaar) wkwkwkwkk. berhubung ini hari minggu maka 80% toko di kota Bitung tutup, yaaaa dibagian timur indonesia kebanyakan toko tutup di hari minggu. sepanjang perjalanan dari Bitung ke Manado hanya jalan kota dan jalanan yang dipenuhi tanaman rindang, ketika memasuki kota Manado perjalanan di lakukan di sisi utara dan sepanjang jalur yang kami lalui adalah pantai, indah.....pulau-pulau dan kota manado tua terlihat dari sepanjang pantai, jembatan Malalayang, TransMart, Mall hotel-hotel berkelas menjadi pemandangan di kiri dan kanan mobil, saya belum menemukan masjid, mungkin saja tidak di lalui oleh mobil yang kami tumpangi. 100KM perjalanan mobil berhenti di WC UMUM, yaaa| ada satu daerah yang khusus menyediakan WC umum, terdapat banyak WC umum dan kamar mandi disini wc umumnya bersih nggak kalah sama wc di hotel, terdapat mata air yang sangaat jernih dan segar. Setiap mobil yang melintasi tempat ini pasti singgah. Sepanjang perjalanan hanya Salib dan Gereja yang terlihat, disitulah sya merindukan masjid dan suara azan, alhamdulillah saat magrib kami memasuki sebuah desa yang ada masjidnya, saat azan berkumandang rasanya, hati saya benar-benar terobati, pemandangan yang kontras, saat mobil memasuki kabupaten Gorntalo utara barulah saya menemukan masjid dan rumah-rumah yang masih menyisakan lampu kerlap kerlip sisa acara Tombilutehe (maaf untuk Bitung ke Gorontalo, nggak ada foto-2nya dikarenaka hp udah mati total).
So............. gaes,,,,,Ayo sisihkan uang untuk jalan-jalan, Indonesia ini luuuas kaka... tak cukup hanya dengan melihat di layar persegi itu, lihatlah secara langsung dan ini jauuh lebih indah. Mahal kah jalan-jalan? tidak, tidak perlu pake Pesawat, pake kapal Pelni aja murah :) untuk makan bagaimana? biar hemat beli 1 bungkus bagi 2 aja wwkwkwkwkwk, atau beli nasi kuning aja 1 porsi cuma Rp10.000. jagung dan kacang rebus banyak yang jual kok, lemang (nasi buluh) juga banyak, bukankan makan itu tak harus nasi? :D
 |
| slah satu view di Landmark kota Ternate |
 |
| fajar membiaskan cahayanya dari balik sisi gunung Gamalama |
 |
| Fajar terakhir sebelum melanjutkan ke Gorontalo |
 |
| gunung gamalama terlihat dari benteng Tollaco |
 |
| ikon KOTA TERNATE |
 |
| berayun ayun iixixiix |
 |
| museum rempah-repah yang terletak di benteng Van Orange |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar