Senin, 07 Mei 2018

Jalan-jalan ke TOGEAN


Akhiiiiiiirnya........ setelah 5th tak menulis,, dan kini ngeblog lagi, berharap bisa memberikan informasi untuk pembaca :D. Perjalanan ini kami lakukan 14 agustus 2017, berawal dari Kompleks PT Wira Sawit Mandiri desa Tirto Asri kecamatan Taluditi Pohuwato menuju Kota Gorontalo dengan menggunakan “Taxi” Jarak tempuh kurang lebih 287KM biaya 125.000/orang, perjalanan ditempuh selama 6jam. Kami berangkat dari rumah jam 07.00 WITA dan kami tiba di kota jam 13.00 WITA. Berhubung kapal yang akan mengatar kami ke Wakai akan berangkat jam 19.00 WITA maka kami habiskan waktu untuk membeli beberapa makanan dan perlngkapan untuk dibawa, saya sarankan belanja di KARSA utama karena hrganya lebih murah dari yang lainnya,Karsa Utama adalah Mini market pertama di Gorontalo (menurut cerita) dan juga setiap tahun pemilik Karsa utama mebagikan keuntunganya berupa vocer belanja untuk kaum dhuafa, Dan pemiliknya muslim ^_^.
Kami membeli tiket kelas bisnis 1, karena saya sangat senstif dengan asap rokok maka kami memilih untuk diruangan berAC saja, perjalanan dimulai saat itu Gorontalo dilanda hujan, KM Tuna Tomini membawa kami membelah Teluk Tomini, teluk yang sangaat kaya dengan ikan TUNAnya, ikan tuna yang sangaat lezaaat dan murah (harga dipasar randangan hanya 50.000/kg dan saya biasa habiskan 2-3kg perminggu ^_^ tunanya diolah jadi Tuna katsu (kesukaan kurcil) bakso tuna, abon tuna.


daftar harga tiket KM Tuna Tomini
Pelabuhan Penyebrangan Gorontalo
Sunrise di perairan Wakai
Boat resort yang menjemput ke Wakai
dermaga terpajang yang dimiliki kadidiri paradise, di depan sana adalah Black Marlin dive resort
Kapal dipenuhi wisatawan dari manca Negara, warga lokal yang kami temui kebanyakan menuju Ampana bukan Wakai, perjalanan sedikit berombak, karena saya orang pulau maka ini hal yang biasa hahahha. Jam 05.30 WITA kami memasuki kepulauan Togean, lautnya hijau bersih dan jernih Masya Allah, ketika kapal bersandar di Wakai, spead boat yang akan megantar kami ke Resort telah menunggu , untuk hari pertama kami menginap di Kadidiri paradise Resort biaya perorang 300,000/orang/malam dan sudah termasuk makan 3 kali. Ketika tiba diresort, ........................... Cuma kami (saya, suami dan anak kami berumur 3,5th) dan Staff resort yang warga lokal selebihnya semua turis dari berbagai Negara, suasana resort sangat nyaman, sunyiiiiiiii deburan ombak dan kicauan burung bersaut-sautan, disini tempat yang sempurna untuk melepas lelah, dan disini tak ada signal, lampu resort hanya hidup dari jam 6 sore sampe jam 12 malam. Cukup diresort saja kami menikmati terumbu karang yang terlihat jelas dari atas, bintang laut, nemo dan ikan2 kecil berwarna warni lalu lalang, anak perempuan saya sangat gembira, dia terlihat sangaat bahagia......and me too ^_^, jika kita ingin berkeliling mengunjungi pulau papan maka kita bisa menyewa perahu nelayan sebesar 800.000 perjalanan akan dilakukan setengah hari, dalam 1 perahu bisa menampung 8 orang, yang tidak bisa berenang bisa menyewa life jacket 25.000/hari
Hari kedua kami memesan kamar di Black Marlin dive resort, letaknya bersebelahan dengan kadidiri resort, kami melakukan pemesanan di Traveloka, beruhubung ada miss communication anatra traveloka dan resort, kami tak dapat menginap di sana, pihak hotel tidak punya refrensi untuk kami menginap dimana, karena sedang hight season akhirnya pihak resort KAdidiri Paradise (resort pertama kami menginap) menolong kami dengan mengantarkan kami ke Wakai untuk mencari penginapan, staff resort sangat sopan dan ramah, makanan disini juga halal. Alhamdulillah kami tiba di wakai, meski kurang layak tapi setidaknya kami punya tempat bernaaung untuk malam ini, sebelum esoknya pulang ke Gorontalo dengan menggunakan KM Tuna Tomini lagi. Sesampainya di kota Gorontalo kami menghubungi pihak traveloka dan Alhamdulillah kami menerima Refund, meski nilai refund tak senilai dengan keindahan yang kami lewatkan. :)
Ghazia sayang......
Suatu hari nanti ghazia akan membaca tulisan umi, dan ini akan menjadi bagian cerita bahwa kita pernah melewati masa2 yang menakjubkan we love you

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fajar ke 6 di Ternate part 2

Kami kembali  ke Ternate menggunakan kapal cepat, dan tahu kah kawan-kawan ada hal yang sangat mengganggu saya dalam kapal cepat ini, ...